= Forum Wartawan Bersatu Tuntut Bupati Kabupaten Bandung Minta Maaf - Nuansa Metro

Forum Wartawan Bersatu Tuntut Bupati Kabupaten Bandung Minta Maaf


Foto : Sebelah kiri Dimas Insany (Kabiro Kab Bandung Nuansametro.co.id) Tengah Uden Caraka (Pimred Cyber dan juga Wakil Sekretaris JPKP Jabar), Kanan Iwan Guru (Mantan Ketua BMW/Barisan Masyarakat Wartawan).

www.nuansametro.co.id - Soreang
Pernyataan Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna, dalam rapat kerja PWI Kabupaten Bandung baru-baru ini  di Sutan Raja Hotel yang menyatakan Kepala Desa takut mencairkan anggaran karena takut sama wartawan " GENTAYANGAN “  yang di keluarkan salah satu Media edisi Senin 1 November 2021, mendapatkan sorotan tajam dan reaksi di kalangan para awak media yang ada di Kabupaten Bandung.

Bertempat di Sekretariat Forwaci (Forum Wartawan Cimaung) Jalan Raya Pangalengan, Forum Wartawan Bersatu ( Rabu 3/11/ 2021) menyatakan sikap akan melayangkan surat klarifikasi kepada Bupati Bandung  H. Dadang Supriatna S.Ip.M.Si terkait pernyataan tersebut.

Menurut Dimas Insany,S.P, S.H selaku salah satu koordinator aksi menyatakan, bahwa wartawan adalah profesi terhormat yang di lindungi oleh Undang undang Pers. Jadi kata gentayangan sangat melukai para awak media.

"Sebaiknya Bupati Bandung segera mengklarifikasi kata tersebut dan meminta "Maaf", karena hal ini  bisa masuk ke ranah perbuatan tidak menyenangkan.,” tutur Dimas Insany.

Sementara Asep juanda Ketua APDESI Kecamatan Cimaung yang hadir di acara solidaritas Forum Wartawan Bersatu dalam komentarnya mengatakan, bahwa pernyataan Bupati  Bandung mungkin saja kacaletot.

"Mungkin pak Bupati kacaletot omongan, namanya juga manusia, jadi kami mohon maaf,” Ucap Ketua APDESI Kecamatan Cimaung.

Hadir dalam pertemuan Solidaritas Forum Wartawan Bersatu yang diselenggarakan di Sekretariat Forwaci (Forum Wartawan Cimaung) yang diadakan secara spontanitas itu dihadiri  oleh 72 awak media serta organisasi  wartawan non PWI. (Tins/Dms).

Posting Komentar untuk "Forum Wartawan Bersatu Tuntut Bupati Kabupaten Bandung Minta Maaf"