= Terkait Ambrolnya Jembatan di Desa Kedawung, Hendra Supriatna Berharap APH Evaluasi Konstruksi Jembatan - Nuansa Metro

Terkait Ambrolnya Jembatan di Desa Kedawung, Hendra Supriatna Berharap APH Evaluasi Konstruksi Jembatan



Foto : Jembatan yang ambrol di desa Kedawung kecamatan Lemah Abang Karawang

Nuansa Metro - Karawang
Managing Partner kantor hukum Arya Mandalika, Hendra Supriatna mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) segera melalukan penyelidikan pembangunan jembatan di desa Kedawung Kecamatan Lemah Abang Kabupaten Karawang.

Pasalnya jembatan tersebut baru selesai di bangun dua atau tiga hari sudah putus dan ambruk, yang mengundang sejuta tanya dari masyarakat.

"Kita minta APH dan pihak terkait untuk mengusut tuntas putus ambruknya jembatan yang ada di Desa Kedawung ini, sehingga jelas penyebab pastinya sehingga jadi terang benderang, pengusutan mendalam harus dilakukan terutama terhadap pekerjaan konstruksi jembatan itu,” ujar Hendra Supriatna saat ditemui awak media dikantornya, Selasa (11/7/2023).

Hendra mengatakan, pandangan kasat mata, posisi jembatan sangat jelas roboh dan patah padahal baru ±3 hari selesai pengerjaannya.

“Diduga ini semua ulah Oknum Teh Botol (Teknisi Bodoh Tolol) sekaligus terkesan makan gaji buta, masa baru sekitar 3 hari dicor bisa ambruk dan terputus jembatan yang katanya dulu pekerjaannya berkualitas bagus,” tegasnya.

Foto : Managing Partner kantor hukum Arya Mandalika, Hendra Supriatna

“Kami mendesak pihak dinas terkait melakukan evaluasi terhadap konstruksi jembatan itu. Hasilnya harus disampaikan ke publik apakah penyebabnya karena konstruksinya tidak sempurna, untuk itu sangat perlu dilakukan pengkajian dari Tim ahli,” tandasnya.


• Irfan Sahab