= SMPN 2 Pedes Terapkan Pembentukan Profil Pelajar Pancasila Sesuai Dengan Kurikulum Merdeka - Nuansa Metro

SMPN 2 Pedes Terapkan Pembentukan Profil Pelajar Pancasila Sesuai Dengan Kurikulum Merdeka


Foto : Kepala SMPN II Pedes, Masdi Maban Effendi.S.Pd.

www.nuansametro.co.id - Karawang
Dalam rangka implementasi kurikulum merdeka di awal tahun pembelajaran 2022-2023 yang memprioritaskan tentang profil pelajar Pancasila, Kepala SMPN II Pedes, lakukan beberapa pembenahan.

Kepala SMPN II Pedes, Masdi Maban Effendi.S.Pd saat di wawancara jurnalis nuansametro.co.id. mengatakan, di awal tahun ajaran ini ada beberapa prioritas yang dilakukan, seperti mengefektifkan PBM, membuka beberapa ekskul yang di minati siswa seperti Pramuka, paskibra, kesenian, PMR, Volly Ball, serta ada lagi  pembentukan karya ilmiah remaja untuk memanfaatkan lingkungan sekolah, yang jelas ekskul ini dalam satu minggu dilaksanakan bergiliran dan di luar jam sekolah. 

Selain itu di setiap hari Jumat semua anak sebelum masuk berkumpul di lapangan kita lakukan pembacaan sholawat, kemudian juga ada kegiatan sholat berjamaah, dan di saat jam istirahat anak tidak keluyuran keluar lingkungan sekolah kita buatkan tempat nyantai dan tempat duduknya.

Tentunya, semuanya bermuara pada pembentukan profil Pelajar Pancasila sesuai dengan kurikulum merdeka.

"Karena sekarang kita di prioritaskan tentang profil pelajar Pancasila, setiap mata pelajaran menyisipkan tentang profil pelajar Pancasila, karena kita masih mandiri belajar jadi tetap masih memadukan antara kurikulum merdeka dengan kurikulum tiga belas. Hanya dalam proses pembelajaran guru harus lebih berinovasi dan memberikan luang waktu untuk pembentukan karakter siswa sesuai yang diharapkan dengan yang di sebutkan profil pelajar Pancasila itu,"  ujarnya.

Dikatakan Masdi, pihaknya selalu berupaya bagaimana agar anak itu lebih betah dan tertarik mengikuti pembelajaran di sekolah, ini tentunya yang terutama dari guru itu sendiri harus pandai pandai memberikan strategi pembelajaran yang bisa dinikmati, materinya yang bisa memotivasi siswa.

"Kemudian guru itu yang sangat di butuhkan di dalam kehadiran, terkadang ketika guru tidak hadir, anak meskipun di kasih tugas kebanyakan tidak mengerjakan karena merasa tidak terpantau dan di perhatikan, jadi sekarang lebih menekankan kehadiran guru di kelas,"  Terangnya.

Foto : Pekerjaan pembuatan tempat istirahat para murid.

"Harapannya, kita mampu memberikan bimbingan sesuai dengan amanat kurikulum profil pelajar Pancasila. Sehingga, anak bisa terhindar dari tawuran dan bolos dan tentunya bisa menjadikan anak yang berkarakter dan berakhlak."  Tambahnya.

• Zis