= Sekjen Kompak Reformasi : "Kepemimpinan Cellica Dua Periode, Makin Kesini Bukannya Makin Matang, Malah Makin Ngaco" - Nuansa Metro

Sekjen Kompak Reformasi : "Kepemimpinan Cellica Dua Periode, Makin Kesini Bukannya Makin Matang, Malah Makin Ngaco"


Foto : Salah satu sekolah dasar negeri di Karawang yang plafonnya ambruk. 

www.nuansametro.co.id - Karawang 
Dunia pendidikan di Kabupaten Karawang masih sangat memprihatinkan. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya bangunan sekolah yang rusak dan berpotensi roboh. 

Mirisnya lagi, masih ada siswa-siswi yang belajar hanya beralaskan lantai dan belajar di sekolah dengan cara di rolling saat hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru.

"Seharusnya pemerintah kabupaten Karawang dapat memfasilitasi dengan baik sarana dan prasarana bagi penerus bangsa ini, untuk menunjang proses belajar dan mengajar,"Ucap Sekjen Kompak Reformasi Pancajihadi Al Panji saat di wawancara nuansametro.co.id, lewat sambungan telepon selulernya, Senin (25/7).

Masih menurut Panji, terkait kepemimpinan Cellica Nurrachadiana sebagai Bupati Karawang, yang sudah dua periode itu diduga gagal dalam menjalankan roda pemerintahan dalam pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di kabupaten Karawang.

"Dulu saya masih inget itu, Bupati kan komitmen karena banyak sekolah yang roboh dulu, kalau nggak salah di tahun 2017 apa 2019 Bupati ngomong tidak akan ada sekolah yang roboh katanya, namun tidak terealisasi dengan alasan covid lah ini lah segala macam, terus kemarin tidak lama ada lagi sekolah yang plafonnya roboh,"  Papar Panji

Lebih lanjut Panji juga mengatakan, sebelum menjelang tahun ajaran baru seharusnya Bupati Karawang, menggelar rapat koordinasi bersama seluruh stakeholder pendidikan kabupaten Karawang, agar mengetahui apa yang harus dipersiapkan untuk menyambut tahun ajaran baru siswa-siswi sekolah di Kabupaten Karawang.

"Semuanya juga sudah tahu Senin kemarin kan itu tahun ajaran baru, bahkan Cellica juga tahu, bahwa senin kemarin itu hari pertama tahun ajaran baru, Kalau menurut saya, sebelum menyambut tahun ajaran baru, Bupati itu seharusnya menggelar rapat bersama seluruh stakeholder pendidikan, kalau bisa dengan para kepala-kepala sekolah"  ujarnya. 

Menurutnya, seharusnya semua ditanya satu-satu sebelum menyambut tahun ajaran baru. Apa saja yang sudah dipersiapkan oleh kepala sekolah dalam menyambut tahun ajaran baru. Kalau ada yang mau direhab itu teknis, sistem belajar mengajarnya seperti apa, jangan sampai kejadian seperti kemarin di SDN Medangasem I, hari pertama sekolah siswa-siswi pelajar itu duduk dilantai sekolah, karena bangunan kelas yang atapnya roboh yang sudah hampir dua tahun itu belum juga diperbaiki.

Panji menambahkan, management kepemimpinan Cellica Nurrachadiana Bupati Karawang, yang sudah dua periode ini patut dipertanyakan dalam menjalankan roda kepemerintahannya di setiap bidang.

"Jadi dua periode ini makin kesini bukan makin matang, malah makin ngaco, ini baru di sektor pendidikan, belum lagi masalah kebudayaan, masalah pengangguran, masalah sosial, bila perlu sampai pagi rapat mempersiapkan tahun ajaran baru, ini tahu sendiri malah ulang tahun pesta-pesta, kita juga tidak anti ulang tahun, anti pesta-pesta, bukan itu"  ungkap Panji.

Panji juga mengingatkan, seharusnya Bupati Karawang menjelang persiapan tahun ajaran baru, segera mempersiapkan terkait masalah pembangunan, masalah buku dan lain sebagainya, itu harus dibahas. Kalaupun ada pelanggaran dari hasil rapat, itu harus ditindak dan diberikan sanksi, entah itu dari kepala sekolahnya, Korwilcambidik nya, bila perlu kepala dinasnya atau kepala bidang pendidikannya.
 
Ketika ditanya terkait harapannya, Panji hanya berucap bingung.

"Duh kalau harapan, saya sudah bingung ya, ini kan sudah dua periodenya Cellica. Ini sebelum 2024 kan dia sudah mengakhiri jabatannya. Jadi apa yang mau diharapkan dari Cellica? dia sendiri kan seperti tidak berharap, entah apa yang dia harapkan dari sisa waktu seperti ini. Bagaimana bisa fokus untuk mengurus dunia pendidikan, ngurus kursi mereka aja lagi kalang kabut, lobi sana lobi sini. dan seharusnya anggota dewan juga ada kejadian seperti ini, ya minimal bersuara, ini mah boro-boro, komentar juga nggak, apalagi mengunjungi lokasi kejadian,"  sesal Panji.

Foto : Sekjen Kompak Reformasi, Pancajihadi Al Panji.

Panji hanya berharap, untuk Disdikpora Kabupaten Karawang kedepan agar dapat membentuk tim khusus melakukan pengecekan seluruh bangunan sekolah untuk mengantisipasi terjadinya hal seperti ini.

"Jangan terlalu banyak dalih alasannya begono begini, jadi sekali lagi semuanya harus dipersiapkan, harus di antisipasi, bila perlu bentuk tim khusus untuk mengecek atau audit bangunan-bangunan sekolah yang akan roboh,"  Pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga kabupaten Karawang, Asep Junaedi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya tidak aktif.

• Asep Kurniawan