= 10 Orang Yang Hendak Tawuran, di Ciduk Jajaran Polsek Teluknaga Tangerang - Nuansa Metro

10 Orang Yang Hendak Tawuran, di Ciduk Jajaran Polsek Teluknaga Tangerang


Foto : Instagram (IG) kelompok tawuran didesa cengklong kecamatan kosambi, kabupaten Tangerang.

www.nuansametro.co.id - Tangerang
Polsek Teluknaga mengamankan 10 orang yang hendak melakukan aksi tawuran di waktu sahur pada Rabu, (6/4) pagi. 

Kesepuluh orang yang terdiri dari 8 remaja dan 2 pria dewasa itu diamankan polisi usai dipergoki warga sedang mencari musuh untuk diajak tawuran di Desa Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten. 

Kapolsek Teluknaga AKP Dharma Adi Waluyo menuturkan, 10 orang itu ditangkap setelah polisi yang sedang berpatroli mendapat laporan dari anggota yang berjaga di pos pantau, bahwa ada sekelompok remaja yang hendak melakukan tawuran dengan membawa senjata tajam. 

" Pada Ramadhan ini kita rutin lakukan patroli untuk mencegah tawuran, mendapat laporan itu kita langsung mendatangi TKP dan benar ada 10 orang yang hendak melakukan tawuran, saat itu mereka sedang mencari musuh," kata Adi Darma kepada awak media di Tangerang, Rabu, (6/4).

Menurutnya, tawuran dilakukan dengan cara menyerang siapa saja yang lewat secara acak dengan senjata tajam yang dibawanya sambil konvoi menggunakan sepeda motor. 

"Jadi mereka ini bukan warga Cengklong, mereka cari musuh aja di sana, siapa saja yang lewat mereka serang dengan sajam, sambil menunggu berpapasan dengan kelompok tawuran yang lain,"  jelasnya.

Melihat hal itu, lanjut dia, polisi pun langsung melakukan penangkapan dan membawa seluruh pihak ke Polsek Teluknaga.

Saat dilakukan pemeriksaan, kata Adi, salah seorang pelaku tawuran didapati mengenakan kaus bertuliskan Teluknaga Independent yakni kelompok tawuran yang sudah lama diincar polisi

"Ada yang pakai kaos itu (Teluknaga Independent) kelompok tawuran yang sudah lama kita incar," ucapnya. 

Dia melanjutkan, pihaknya pun kemudian melakukan pemeriksaan lebih mendalam, hingga akhirnya diketahui bahwa kelompok tawuran tersebut mempunyai akun Instagram yang mereka gunakan untuk mencari lawan. 

"Akun IG-nya ini juga sudah lama kita ikuti, jadi memang mereka buat akun IG untuk mencari musuh dengan kelompok lainnya untuk diajak tawuran," terangnya. 

Selain mengamankan 10 orang pelaku tawuran, dia menyebut, polisi juga menyita barang bukti berupa senjata tajam seperti clurit dan golok sisir. 

Dia menambahkan, kepada beberapa pelaku pihaknya hanya memberikan pembinaan mengingat masih berstatus pelajar. 

Sedangkan, dua pelaku yang usianya sudah dewasa, pihaknya akan melakukan proses lebih lanjut dan akan dikenakan pidana. 

"Beberapa kita berikan pembinaan tapi yang usianya sudah dewasa kita kenakan undang-undang darurat karena kedapatan membawa senjata tajam,"  tutupnya.

ZuL