= DPD J.P.K.P Karawang : "Satpol PP Karawang Jangan Cuma Berani Razia Gelandangan, Pengemis dan PSK Doang Dong!" - Nuansa Metro

DPD J.P.K.P Karawang : "Satpol PP Karawang Jangan Cuma Berani Razia Gelandangan, Pengemis dan PSK Doang Dong!"



Ketua DPD Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (J.P.K.P) Karawang, Bambang Sugeng, S.E.

www.nuansametro.com- Karawang
Pembangunan proyek Unsika II di Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur terus tuai polemik. Selain pelaksana proyek tersebut, PT ABK, miliki sejarah perusahaan yang pernah di-blacklist, disinyalir pembangunan tersebut belum lengkapi sejumlah perizinan, di antaranya IMB.
Menyikapi itu, Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (J.P.K.P) Kabupaten Karawang mendesak agar Pemkab Karawang melalui Satpol PP Kabupaten Karawang untuk menyetop  proyek pembangunan Unsika II.

"Satpol PP Karawang jangan diam-diam aja, sebagai penegak perda harusnya aktif dan jangan ngoyo. Perlihatkan dong nyali nya, stop pembangunan proyek Unsika II jika memang belum ada IMB-nya,” tegas Ketua DPD J.P.K.P Kabupaten Karawang, Bambang Sugeng, kepada nuansametro.com, pada Jumat (16/4/2021).

Menurutnya, sebagai lembaga pendidikan tinggi, seharusnya Unsika  memberikan contoh yang baik kepada publik dalam hal tertib perizinan.

"Jangan malah ini sebaliknya, mengangkangi perizinan dengan alasan sedang diproses. Selesaikan dulu, baru silakan bangun gedungnya,” tegasnya.

Kata Bambang, baik institusi swasta maupun institusi negeri memiliki kedudukan yang sama di mata hukum. Kalau Satpol PP Karawang selama ini dianggap berani menindak tegas lembaga swasta yang bandel, maka diharapkan tegas pula tindakannya terhadap lembaga negeri yang berulah.

“Satpol PP harus berani tegakan aturan tanpa pandang bulu, stop sementara pembangunan Unsika II hingga lengkap perizinannya. Jangan beraninya hanya menertibkan para  pengemis, gelandangan, razia PSK saja. Coba tunjukkan nyali besar mu dong!!,” pungkasnya. (red).

Posting Komentar untuk "DPD J.P.K.P Karawang : "Satpol PP Karawang Jangan Cuma Berani Razia Gelandangan, Pengemis dan PSK Doang Dong!""