= Koramil 0405 Pedes Berikan Bantuan Sembako Untuk Keluarga Pasien Yang Diduga Terpapar Covid-19 Varian Baru - Nuansa Metro

Koramil 0405 Pedes Berikan Bantuan Sembako Untuk Keluarga Pasien Yang Diduga Terpapar Covid-19 Varian Baru



Danramil beserta anggotanya saat memberikan bantuan berupa sembako.

www.nuansametro.com- Pedes
Dengan adanya pemberitaan mengenai TKW yang salah satunya berasal dari Kecamatan Pedes yang diduga  terpapar Covid-19 varian baru B117, Komando Rayon Militer 0405 Pedes Kodim 0604 Karawang, mem berikan bantuan sembako kepada keluarga pasien yang di duga terpapar Virus Covid19 Parian Terbaru dari Inggris B117 yg sedang diisolasi di rumahnya yg beralamat di Dusun Cioter Rt.004/002 Desa Jatimulya Kecamatan Pedes. Kamis(4/3). 

Danramil Pedes Kapten.Ade Sudarya mengatakan, kita berikan bantuan ini bentuk dari kepedulian terhadap keluarga yang diduga terpapar walaupun tidak seberapa bantuan ini semoga ini bermanfaat, dan bisa membantu keluarga pasien.

Bantuan diterima oleh Gani suami dari pasien, yang sedang di isolasi di rumahnya yang beralamat di Dusun Cioter RT 004/002 Desa Jatimulya Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang Jawa Barat, satu rumah di huni oleh enam orang, dan ke enam orang tersebut telah di lakukan tracking yang kontak langsung dengan pasien dan dilakukan test swab dan pengambilan sempel darah oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang yang langsung di bawa ke Kementrian Kesehatan.

Dilanjutnya, info terakhir dari suami pasien, istrinya sampai saat ini berada didaerah Brebes Desa Kubangjati. 

"Ke Enam Orang tersebut telah di laksanakan Pemeriksaan Swab dan Pengambilan Sempel Darah oleh Dinas Kesehatan Karawang dan hasilnya dibawa Kemenkes Jakarta" ujar Danramil.

Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh Danramil Pedes, Babinsa AD Desa Jatimulya, Camat, Bhabinkamtibmas, kasie Kesos, dan Plh.Kades Jatimulya.

Selama Giat berjalan dengan aman dan Kondusif. (zis).

Posting Komentar untuk "Koramil 0405 Pedes Berikan Bantuan Sembako Untuk Keluarga Pasien Yang Diduga Terpapar Covid-19 Varian Baru"